Saturday, November 3, 2012

ASKEP MIOMA UTERI


ASKEP MIOMA UTERI
A.      PENGERTIAN
Mioma uteri adalah neoplasma jinak yang beasal dari otot uterus. Dikenal juga dengan istilah fibromatosa, leimioma atau fibroid ( Sarwono, 2001).

Merupakan jenis tumor uterus yang paling sering. Dapat bersifat tunggal atau ganda, dan dapat mencapai ukuran besar. Perubahan ke arah malignasi adalah jarang dan presentasi mioma tidak meningkatkan kecendeungan terjadinya kanker cerviks atau endometrium. Konsistensi keras, dengan batas kapsul yang jelas, sehingga dapat dilepaskan dari sekitarnya.

Dilaporkan, tidak pernah terjadi setelah menopause, bahkan yang telah adapun biasanya mengecil bila mendekati masa menopause.

B.       ETIOLOGI
Walaupun mioma uteri terjadi banyak tanpa penyebab, namun hasil penelitian Miller dan Lipschulz yang mengutarakan bahwa terjadinya mioma uteri tergantung pada sel-sel imatur yang terdapat pada “Cell Nest” yang selanjutnya dapat dirangsang terus menerus oleh estrogen.

Namun demikian, beberapa factor yang dapat menjadi factor pendukung terjadinya mioma adalah : wanita usia 35-45 tahun, hamil pada usia muda, genetic, zat-zat karsinogenik, sedangkan yang menjadi factor pencetus dari terjadinya myoma uteri adalah adanya sel yang imatur dan terjadi pada grandemultipara.
 
C.      JENIS
Berdasarkan posisi mioma terhadap lapisan-lapisan uterus, dapat dibagi menjadi ;
1.    Myoma Submukosum
Myoma yang tumbuh dibawah endometrium dan menonjol ke dalam rongga uterus.
 2.    Myoma Intramural
Myoma terdapat di dinding uterus diantara serabut miometrium
3.    Myoma Subserosum
Apabila tumbuh keluar dinding uterus sehingga menonjol pada permukaan uterus, diliputi serosa.

D.      TANDA DAN GEJALA
Adanya myoma tidak selalu memberikan gejala karena itu myoma sering ditemukan tanpa disengaja, yaitu pada saat pemeriksaan ginekologik. Gejala yang ditemukanpun sangat tergantung pada tempat sarang myoma itu berada, besarnya tumor, perubahan dan komplikasi yang terjadi ( Sarwono, 2001 ).
Adapun tanda-tanda yang umumnya terjadi adalah :
1.    Tumor massa, dibawah perut
Sering kali penderita pergi ke dokter oleh karena adanya gejala ini.
2.    Perdarahan yang abnormal
Gangguan perdarahan yang terjadi umumnya adalah hipermenorea, menorragi, dan dapat juga terjadi metroragia. Beberapa factor yang menjdi penyebab perdarahan ini, antara lain adalah :
a.    Pengaruh ovarium sehingga terjadilah hiperplasia endometrium sampai adenokarsinoma endometrium.
b.    Permukaan endometrium yang lebih luas dari pada biasa.
c.    Atrofi endometrium di atas mioma submukosum.
d.   Miometrium tidak dapat berkontraksi optimal karena adanya sarang mioma diantara serabut miometrium, sehingga tidak dapat menjepit pembuluh darah yang melaluinya dengan baik.
3.    Rasa Nyeri
Rasa nyeri bukanlah gejala yang khas tetapi dapat timbul karena gangguan sirkulasi darah pada sarang myoma, yang disertai nekrosis setempat dan peradangan
4.    Gejala dan Tanda penekanan
Gangguan ini tergantung dari besar dan tempat moma uteri. Penekanan pada kandung kemih akan menyebabkan poliuri, pada uretra dapat menyebabkan retensio urine, pada ureter dapat menyebabkan hidroureter dan hidronefrosis, pada rectum dapat menyebabkan obstipasi dan tenesia, pada pembuluh darah dan pembuluh limfe di panggul dapat menyebabkan edema tungkai dan nyeri panggul.
5.    Infertilitas dan Abortus
Infertilitas dapat terjadi apabila sarang mioma menutup atau menekan atau menutup pars interstitial tuba, sedangkan mioma submukosum juga memudahkan terjadinya abortus oleh karena distorsi rongga uterus.

UNTUK LEBIH LENGKAPNYA SILAHKAN DOWNLOAD DISINI!!!

No comments:

Post a Comment